KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menurunkan tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan investigasi atas insiden kaburnya 11 tahanan dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, membenarkan bahwa tim internal telah diberangkatkan ke Kolaka Utara guna menyelidiki penyebab peristiwa tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang bertanggung jawab saat kejadian.

“Ya, sudah ada tim internal yang diberangkatkan ke Kolaka Utara,” ujar Iis, Jumat (3/7).

Meski demikian, ia belum dapat memberikan rincian mengenai jumlah personel yang diperiksa maupun perkembangan hasil penyelidikan. Menurutnya, Polda Sultra masih menunggu hasil investigasi dari tim Propam.

“Kita tunggu saja hasil investigasinya seperti apa,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 11 tahanan Polres Kolaka Utara dilaporkan melarikan diri pada Kamis (2/7) sekitar pukul 03.30 Wita. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tahanan diduga berhasil kabur setelah merusak ventilasi udara di dalam ruang tahanan.

Kapolres Kolaka Utara, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengejaran begitu mengetahui kejadian tersebut.

“Hingga saat ini, dua dari sebelas tahanan yang kabur telah berhasil diamankan kembali,” ujarnya.

Polres Kolaka Utara juga terus mengintensifkan pencarian terhadap sembilan tahanan lainnya yang masih buron. Kepolisian mengimbau para tahanan yang belum tertangkap agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, investigasi internal oleh tim Propam Polda Sultra masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kaburnya para tahanan sekaligus mengevaluasi prosedur pengamanan di ruang tahanan Polres Kolaka Utara.