LASUSUA – Upaya jajaran Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, dalam memburu para tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ketua Aliansi Pemuda Indonesia Peduli (APIP) Kolaka Utara, Sapril Dona.

Sapril Dona menyampaikan apresiasi atas kerja keras Kapolres Kolaka Utara beserta seluruh personel yang hingga kini terus melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang masih buron.

“Kami mengapresiasi langkah Bapak Kapolres Kolaka Utara beserta jajaran dalam menangani kasus tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara. Hingga saat ini tim masih menunjukkan semangat tinggi dalam melakukan pencarian,” ujar Sapril Dona, Jumat malam (3/7/2026).

Seperti diketahui, sebanyak 11 tahanan dilaporkan kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.30 WITA. Para tahanan diduga melarikan diri dengan cara merusak ventilasi bagian atas ruang tahanan.

Mengetahui kejadian tersebut, Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan A. Gultom, S.I.K., bersama Wakapolres langsung menuju lokasi sekitar pukul 04.00 WITA dan memimpin Panggilan Luar Biasa (PLB) terhadap seluruh personel.

Polres Kolaka Utara kemudian bergerak cepat dengan melakukan pengejaran, penyisiran, razia kendaraan, serta penyekatan di sejumlah titik strategis guna mempersempit ruang gerak para tahanan yang melarikan diri.

Hingga Jumat malam (3/7/2026), tim gabungan Polres Kolaka Utara telah berhasil mengamankan lima dari sebelas tahanan yang kabur. Satu di antaranya diketahui menyerahkan diri secara sukarela.

Sapril Dona menilai dedikasi para personel kepolisian patut diapresiasi karena tetap bekerja tanpa mengenal lelah meski harus menghadapi medan yang berat.

“Luar biasa semangat mereka. Walaupun medan yang ditempuh sangat ekstrem di wilayah pegunungan dan cuaca tidak menentu, teman-teman kepolisian tetap tidak mengenal lelah melakukan pencarian. Kita sebagai masyarakat mendoakan semoga Bapak Kapolres dan seluruh jajarannya selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada aparat kepolisian agar proses pengejaran terhadap para tahanan yang masih buron dapat segera membuahkan hasil.

“Mari kita bersama-sama mendukung upaya kepolisian menangkap para tahanan yang kabur. Personel polisi harus keluar masuk hutan hingga larut malam, dan itu bukan pekerjaan yang mudah. Saya juga mengimbau kepada tujuh tahanan yang hingga kini masih buron agar segera menyerahkan diri secara sukarela,” pungkasnya.

Hingga saat ini, personel Polres Kolaka Utara masih terus melakukan pencarian intensif terhadap tujuh tahanan yang belum berhasil ditangkap.(DK)